Selasa, 12 Januari 2016
SOP BAB dan BAK di atas tempat tidur
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
MENOLONG PASIEN BAB DAN BAK DI ATAS TEMPAT TIDUR
Pengertian :
Membantu pasien yang hendak buang air besar atau buang air kecil (BAB atau BAK) diatas tempat tidur (Kusyati, 2006) Tujuan :
1. Membantu pasien dalam upaya memenuhi kebutuhan eliminisasi
2. Mengurangi pergerakan pasien
3. Mengetahui adanya kelainan feses/urine secara langsung
4. Menjaga kebersihan pasien dan alat tenun pasien
No Tindakan
1 Persiapan alat :
a. Pispot dan tutupnya atau urinal
b. Sampiran
c. Alas bokong (Bad pan)
d. Bel (jika ada)
e. Tisu
f. Dua baskom berisi air (satu untuk bilas sabun)
g. Sabun
h. Dua waslap
i. Handuk
j. Botol isi air
k. Selimut mandi
2. Jelaskan tujuan dan prosedur
3. Bawa alat ke dekat pasien
4. Tutup jendela dan pasang sampiran
5. Cuci tangan
6. Pasang selimut mandi dan turunkan selimut pasien
7. Minta pasien untuk mengangkat bokongnya atau miring (jika perlu dibantu perawat), lalu bentangkan alas bokong pasien
8. Buka pakaian pasien bagian bawah
9. Anjurkan pasien untuk berpegangandi bawah/bagian belakang tempat tidur sambil menekuk lutut dan diikuti dengan mengangkat bokong kemudian masukkan pispot perlahan-lahan
10. Jika pasien pria, pasang urinal untuk BAK
11. Pastikan bahwa sprei dan stik tidak terkena
12. Tinggalkan pasien dan ajnurkan untuk membunyikan bel jika sudah selesai atau memberi tahu perawat
13. Jika sudah selesai, tarik pispot dan letakkan lengkap dengan tutupnya di atas kursi atau meja dorong
14. Bersihkan daerah perianal dengan tisu (untuk pasien wanita), bersihkan mulai dari uretra sampai dengan anus untuk mencegah perpindahan mikroorganisme dari rektal ke saluran kemih) kemudian buang tisu ke dalam pispot
15. Gunakan waslap untuk mencuci daerah perianal dengan air sabun
16. Bilas dengan air bersih
17. Keringkan daerah perianal dengan handuk
18. Angkat alas bokong
19. Kembalikan posisi pasien seperti semula
20. Kenakan kembali pakaian pasien
21. Angkat selimut mandi dan sekaligus menarik selimut pasien ke atas
22. Ganti sprei dan stik jika kotor karena terkena feses atau urine
23. Rapikan pasien
24. Buka sampiran dan buka jendela
25. Jika perlu beri pengharum ruangan
26. Bersihkan pispot
27. Cuci tangan
28. Dokumentasikan warna, bau, feses, urine, dan konsistensi feses serta catat kondisi daerah perianal
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar